Traveler yang Ramah Lingkungan

Saat ini masalah pemanasan global bukanlah masalah yang dihadapi oleh satu negara saja, tapi masalah ini sudah menjadi masalah global di seluruh dunia. Karena memang pemanasan global memberikan dampak yang berarti bagi setiap negara di seluruh bagian bumi ini. Salah satunya adalah anomali cuaca yang sangat ekstrim. Tentunya masih segar dipikiran kita ketikasebagian daerah Timur Tengah dan Vietnam bagian utara dilanda hujan salju yang sangat tidak biasa.

Masalah tersebut ternyata sangat erat kaitannya dengan masalah lingkungan yang ada sekarang. Banjir karena sampah, tanah longsor karena penebangan liar, polusi udara dari prabik serta hasil pembakaran tidak sempurna, dan lain sebagainya.

Masalah lingkungan, masalah netiap negara, berarti masalah setiap individu juga, dimana saja. Bagaimana setiap individu dituntut untuk dapat lebih bertanggung jawab untuk menjaga lingkungannya serta berlaku hidup “hijau” atau ramah lingkungan.

Bagi seorang pejalan yang sering melakukan perjalanan di tiap kota di sebuah negara pastinya harus lebih peka dan mengerti akan cara traveling yang berorientasi ramah lingkungan. Apakah itu sama dengan daerah tempat tinggal kita atau kah tidak. Intinya peka dan belajar!
Tapi sekali lagi mulailah dari diri sendiri dan dari lingkungan yang ada disekitar kita. Tidak perlu sesuatu hal yang besar, mulailah dari hal yang kecil. Sebagai contohnya adalah seperti yang sering saya lakukan

1. Kurangi Mengkonsumsi Platik
Salah satu yang sering saya lakukan saat berada di rumah atau sedang melakukan perjalanan adalah selalu meminimalisir dalam menggunakan kantong plastik ketika membeli sesuatu seperti makanan, barang kebutuhan sehari-hari, oleh-oleh, dan lain sebagainya. Saya pasti menolak ketika sang petugas kasir memasukkan barang-barang yang sangat kecil dan sedikit ke dalam kantong plastik, selama masih bisa dibwaw menggunakan tangan kenapa harus pakai plastik? Atau ketika saya membawa tas ke sebuah minimarket, pasti saya akan menggunakan tas saya untuk tempat belanjaan, atau lagi ketika harus datang ke tempat yang banyak dalam satu waktu, saya akan menggunakan tas di toko yang pertama untuk tempat barang-barang saya di toko ke dua, ketiga atau selanjutnya. Kecuali kalau memang sudah penuh baru saya akan menggunakan kantong plastik lagi. Tapi intinya harus irit kantong plastik!

2. Hemat Energi
Mulai dari listrik dan air yang sering kita pakai. Ketika memang sudah tidak digunakan bisa dong listrik di kamar atau hotel/hostel kita matikan. Terutama ketika mau keluar kamar. AC atau kipas angin juga jangan lupa dimatikan. Kebiasaan tidur dengan lampu yang dipadamkan, sebagai sedikit penerang bisa menggunakan lampu tidur atau lampu kamar mandi saja yang dinyalakan.
Gunakan juga air secukupnya, ketika menggosok gigi di wastafel jangan biarkan air terus mengalir, gunakanlah gelas yang sudah disediakan atau gunakan kedua tangan yang ditangkupkan untuk menampung air ketika hendak berkumur. Intinya jangan buang-buang energi untuk hal yang tidak berguna!

3. Buanglah Sampah pada Tempatnya
Cara yang sering orang lakukan dan saya juga sering lakukan adalah ketika tidak menemukan tempat sampah pasti akan saya kantongi atau akan saya taruh di sebuah tempat dan akan saya bawa-bawa sampai menemukan tempat sampah. Kalau tidak? Akan saya bawa pulang!

4. Jaga Lingkungan Sekitar
Jangan seenak sendiri memetik bunga, daun, atau dahan pohon/tanaman. Sering banget liat benda-benda cagar budaya di corat coret atau lingkungan disekitar tempat wisata yang rusak gara-gara ulah tangan-tangan usil. Sayang banget kan liat tempat wisata yang harusnya indah malah kelihatan kotor dan jadi jelek. Don’t do that!

5. Diet Kertas
Tahu kan kalau ketas itu terbuat dari pohon. Nah, kalau dari kita bisa diet kertas maka kita sudah membantu dalam mengurangi penebangan pohon di hutan. Sekarang sudah jaman canggihkan. Hehehe Kecuali kalau kepepet harus urus skripsi #cuhat

Sebenernya masih banyak cara kita untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan baik di sekitar rumah kita atau di tempat-tempat yang kita kunjungi. Tidak perlu yang susah-susah. 5 contoh hal tersebut diatas adalah beberapa contoh hal yang mudah untuk dilakukan terutama di saat kita traveling. Jadi “traveler hijau” yang ramah lingkungan tidak sulit kan?

Save our earth! Jangan lupa slogan 3R, Reduce, Reuse, Recycle!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s