Selamat Datang di Sumatra

Yihaaa!! Akhirnya bisa juga menginjakkan kaki di pulau Sumatra, salah satu pulau terbesar yang menyusun negara kepulauan Indonesia ini. Dan kali ini kakiku melangkah ke propinsi di ujung paling selatan pulau Sumatra. Yup apalagi kalau bukan propinsi Lampung yang terkenal dengan kain tapis dan pusat penangkaran gajah di Taman Nasional Way Kambas.

Perjalanan ke Sumatra ini aku lakukan sendiri dan cuma tiga hari saja aku akan berkeliling di kota Bandar Lampung dan Kota Metro. Start perjalanan dari Semarang menggunakan kereta Tawang Jaya yang berangkat tepat pukul 7 malam dan sampai di stasiun Pasar Senen Jakarta sekitar pukul 3 dini hari. Sekitar jam 6 aku langsung menuju stasiun Gambir untuk melanjutkan perjalanan ke Lampung. Harga tiket bus Gambir-Metro adalah Rp 145.000,- kelas bisnis sudah termasuk tiket kapal kelas 3 (ekonomi). Waktu perjalanan normal dari Gambir ke Metro adalah sekitar 10 jam, ini tergantung dengan keadaan dermaga di pelabuhan Merak dan Bakau Huni serta cuaca. Jadwal bus Gambir-Metro cuma ada pukul 8 pagi dan pukul 8 malam. Jadi secara normal sampai di Metro adalah jam 6 malam. Sesampainya di Metro aku di jemput oleh temanku yang telah bersedia menjadi host ku selama di Lampung dan telah bersedia untuk mengantarkan ku berkeliling keesokan harinya.

Apa saja yang aku lakukan di Lampung?

Berkeliling melihat suasana kota kecil yang bernama Kota Metro, Bumi Sai Wawai (Bumi yang Indah). Dan jangan ditanya apa yang menarik di Kota Metro ini. Sampai aku pulang dari sana aku masih mencari apa yang menarik dari Kota Metro. Hahaha Tapi kota kecil ini merupakan kota yang tenang, sejuk tidak panas pun juga tidak keterlaluan. Masih banyak sawah dan pohon-pohon yang mebuat sejuk. Suasana malam Metro pun bukan suasana malam yang mungkin bisa di bandingkan dengan kota-kota kecil setara kota Metro di pulau Jawa. Tapi enak juga nongkrong di alun-alun kotanya sambil menikmati jagung bakar dan pemepek panggang yang lezat. Mau menikmati makanan khas Metro? Hahahaha ini yang rada bikin aku sebel, kebetulan aku ini pecinta wisata kuliner dan saat aku tanya apa makanan khas Metro kepada temanku itu, dia dengan lamanya berpikir dan aku sangat berharap aku bakal merasakan makanan Sumatra di tempat asalanya. Tapi setelah dia berkata dengan polosnya “Tidak tau” hancur sudah pegharapanku ini. Hahaha Sampai aku tanya apa makanan khas Lampung pun  dia masih bertahan dengan jawaban tidak tahu nya.

Jadi aku di Lampung belum berhasil mencicipi makanan khasnya, seperti yang aku lansir dari teman asli Lampung, memang masyarkat lampung masih punya darah keturunan dan masih satu rumpun dengan masyarakat Palembang dan tidak aneh memang banyak menemukan khas Palembang di Lampung seperti pempek dan pindang baung.

IMG03656-20130926-1739Pindang Baung

Selain itu juga aku sempatin jalan-jalan di ibukota propinsi Lampung, Bandar Lampung. Suasana kota ini ramai sesuai dengan posisinya sebagi ibukota. Beberapa mall juga sudah berdiri disini walaupun aku masih sedikit tercengang. Terkadang masih berpikir tidak mungkin aku membandingkannya dengan kota-kota di Jawa. Hahaha Ada yang unik juga nih saat aku memasuki kota Bandar Lampung, banyak toko memasang hiasan bebentuk siger atau mahkota pakaian adat Lampung untuk perempuan di bagian depan toko. Setelah aku tanyakan ke temanku, ternyata ada peraturan daerah yang mengatur bahwa setiap toko wajib menaruh hiasan berupa siger di depan tokonya. Keren juga sih, jadi bisa memberikan sebuah identitas. Dan juga saat aku melihat papan penunjuk nama jalan terdapat tulisan-tulisan aneh di bwah nama jalannya. Setelah tau itu dalah tulisan asli bahasa Lampung jadi inget di Jogja yang juga memberikan tulisan Jawa di bawah nama jalan di setiap papan jalan yang ada. Keren! Menjadi salah satu pengingat dan menjaga kekayaan budaya yang ada. Indonesia memang kaya budaya! Sayang lupa tidak ambil dokumentasinya.

IMG_1792Foto di Depan Salah Satu Ikon Lampung di Kota Bandar Lampung

Setelah puas dengan suasana kota yang ramai, sekarang giliran untuk mengunjungi wisata alamnya. Banyak terdapat pulau-pulau bagus dan pantai-pantai yang indah di Lampung. Kali ini karena keterbatasan waktu, aku mengunjungi Pulau Pahawang dan Pulau Kerlagian. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari kota Bandar Lampung menggunakan kendaraan pribadi. Tujuan pertama nya adalah menuju ke pelabuhan Ketapang, pelabuhan kecil untuk menyeberang kepulau-pulau disekitarnya. Untuk menyeberang dibutuhkan kapal motor berisikan maksimal 6 orang dengan harga sewa sekitar 300-350 ribu sesuai nego dengan pemilik kapal. Semakin banyak yang ikut maka semakin murah kita untuk membayar, karena bisa sharing cost. Harga tersebut sudah termasuk pergi ke tiga pulau yang diinginkan. Atau dapat menawar harga lagi untuk pulau-pulau yang lebih jauh lagi. Jangan lupa siapkan alat menyelam atau snorkling saat mengunjungi beberapa pulau ini.

IMG_1826Salah Satu Sudut Dermaga di Pelabuhan Ketapang, Lampung

Perjalanan ke pulau Pahawang membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit. Setelah di sana, ternyata agak tidak sesuai dengan ekspektasiku sejak awal. Tidak terlalu bagus, kaena hanya terdapat sedikit pantai saja yang bisa aku eksplore. Memang ada sebuah resort disana. Katanya sih dulu boleh masuk ke dalam dan berfoto-foto di jembatan dermaganya, tapi sayang saat aku kesana aku tidak di ijinkan masuk. Jadinya aku hanya bisa menikmati disisi lain pantai di pulau Pahawang ini. Tidak banyak aktifitas yang aku lakukan disini, hanya beberapa kali mengambil foto dan memutuskan untuk langsung pindah ke pulau lain.

IMG_1960Pantai di Pulau Pahawang

Pulau kedua yang aku kunjungi adalah Pulau Kelagian Kecil. Entah seperti apa bentuknya, tapi akuberlabuh disisi pulau yang banyak terdapat pohon-pohon bakau. Setelah dirasa menemukan spot yang tepat untuk berenang akhirnya aku memutuskan untuk ber-snorkling disini, air yang biru jernih membuat ku ingin cepat-cepat untuk berenang menikmati indahnya pulau ini. Dan beberapa saat setelah menceburkan diri ke laut sudah disambut dengan seekor kuda laut yang berenang bebas. Dan tidak lupa juga untuk mengambil beberapa foto underwater. Setelah puas berenang dan ber-snorkling aku dan temanku memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati makanan yang kita bawa. Dan setelah puas menikmati pantai dan pulaunya, akhirnya kita memilih untuk langsung pulang ke pelabuhan Ketapang lagi.

DSCF2030Salah Satu Sudut Pulau Kelagian Kecil dengan Pohon Bakaunya

DSCF2064Di Atas dan Di Bawah Laut

DSCF2087Ber-snorkling Ria di Pantai Pulau Kelagian Kecil

IMG_2241Air yang Jernih Bisa Melihat Gugusan Batu Karang dari Atas

Sepulangnya dari menjelajah pulau-pulau indah tersebut, aku memutuskan untuk langsung pulang dan tak lupa juga untuk membeli oleh-oleh khas Lampung. Kali ini aku membawa sedikit oleh-oleh berupa keripik pisang coklat, keripik pisang yang ditaburi dengan bubuk coklat yang lezat. Karena sudah capek kita langsung  memutuskan pulang karena besoknya aku harus sudah pulang lagi ke Semarang.  Paginya aku memutuskan untuk menikmati beberapa kuliner di Kota Metro dan jalan-jalan berkeliling kota.

Sayang memang belum mengunjungi beberapa wisata andalan Lampung seperti Kiluan dengan atraksi lumba-lumbanya secara langsung, melihat gajah-gajah di Taman Nasional Way Kambas serta beberapa lainnya. Tapi aku yakin pasti suatu saat nanti aku bakal balik lagi ke Lampung ini.

Aku pulang menggunakan bus Damri lagi pukul 8 malam untuk mengejar kereta ku pada jam 9.30 pagi keesokan harinya. sempet was-was karena tau jadwal kapal yang tidak tentu. Tapi akhirnya aku sampai di Gambir tepat pukul 7 pagi, masih ada waktu 2,5 jam untuk berjalan-jalan terlebih dahulu menikmati pagi di Monas bersama temanku yang berasal dari Metro tapi memiliki kerjaan di Jakarta. Kebetulan dia menitip beberapa barang dari rumahnya di Metro. Dan sampai di stasiun Tawang Semarang pukul 4 sore.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s