Singapore, How Are You? I’m back!

Gak nyangka sih bakal balik lagi ke negeri singa ini. Banyak teman yang bilang, “Ngapain balik ke Singapore lagi? Horangkayah.” Hahaha kalo di pikir-pikir iya juga mau ngapain lagi sih di sana? Apa yang menarik? Dan memang disana bukanlah negara yang bersahabat dengan keuangan seorang backpacker. Tapi tentunya aku punya alasan sendiri kenapa aku balik lagi kesana.

Ini adalah perjalananku yang kedua ke Singapore, perjalanan ini udah aku persiapkan sebulan setelah kepulanganku dari Singapore dulu. Amazing seklai kan? Hahaha Awalnya emang gak sengaja merencanakan perjalanan ini dengan teman-teman nongkrong yang memang baru pertama kali ke luar negeri. Nah maka dari itu aku didaulat menjadi tour guide mereka disana nantinya. Akhirnya setelah beberapa kali mengalami pasang surut antara jadi dan gak jadi, kita putuskan tetep jalan di awal september tahun ini. Dengan tujuan utama Sigapore dan Melaka, Malaysia.

Senin, 2 September 2013

Pesawat Air Asia ku berangkat dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang jam 10.40 pagi waktu Indonesia barat. dan sampai di Bandara Internasional Changi Singapura jam 13.45 siang waktu Singapura. Perbedaan waktu antara SEmarang dan Singapura adalah 1 jam. Rencananya kita berlima hanya akan menginap semalam di Singapura dan akan melanjutkan perjalanan ke Malaysia besoknya. Setelah kita keluar bandara kita memutuskan untuk langsung menuju ke penginapan kita yang berada di daerah Paya Lebar. Dengan MRT terdekat adalah Stasiun Tai Seng atau Stasiun Bartley. Dengan berjalan sekitar 5 menit kita sudah mencapai penginapan kita yang bernama Gracelodge. Dan saat itu kita menyewa sebuah kamar privat untuk kami berlima dengan enam tempat tidur. Niatnya sih biar kita lebih nyaman aja sehingga tidak ada orang lain masuk kedalam kamar. Setelah check-in, mandi, dan sedikit istirahat kita memutuskan untuk jalan menuju Little India untuk makan di Tekka Market dan membeli oleh-oleh di Mustafa Centre terlebih dahulu karena besoknya kita tidak ada waktu untuk membeli oleh-oleh lagi. Karena aku sudah pernah ke Little India, maka aku memutuskan hanya mengantar mereka sampai di Tekka Market dan mereka akan melanjutkan berbelanja sendiri di Mustafa Centre sendiri. Kebetulan aku memiliki janji dengan teman Indonesia yang sedang bekerja di Singapore untuk bertemu, namanya Mba Nia. Kita sudah mengatur janji untuk bertemu di stasiun MRT City Hall jam 6 tepat. Maka aku begegas untuk langsung menuju ke stasiun MRT City Hall secepat yang aku bisa, karena aku tau aku sedang berada di negara yang sangat-sangat menghargai waktu. Hehehe

Setelah aku dan Mba Nia bertemu di tempat dan waktu yang ditentukan. Aku diajak oleh Mba Nia untuk makan makanan khas Singapura. Namanya Kaya Toasts. Paket komplit berupa segelas susu atau kopi, dua butir telur setengah matang, dan beberapa roti gandum dengan selai kelapa yang super lezat. Kata Mba Nia, ini biasanya menjadi menu makan pagi atau makan siang. Tapi buat makan malam juga gak masalah, kayak aku ini. Hehe Kalo tanya dimana tempat menemukan makanan ini, jujur aja aku lupa dimana tempat persisnya. Yang jelas ini berada di sebuah lorong interchange antara Marina Square dengan Esplanade.

BTNCPCYIEAAeGUGKaya Toast yang Lezat dan Sehat Tentunya

Setelah makan, kita melanjutkan perjalanan ke Esplanade dan keluar menuju Marina Bay. Karena aku sudah berjanji ke teman-teman akan bertemu di belakang patung Merlion pada jam 7 malam waktu Singapore  untuk melihat pertunjukan laser Wonderful yang spektakuler. Waktu saat itu masih menunjukkan pukul 6.30 sore. Maka kita putuskan untuk jalan-jalan terlebih dahulu. Kita berjalan menyusuri jalan dipinggir Marina Bay, mulai dari Esplanade, Helix Bridge yang sebelumnya kita bisa melihat Singapore Flyer dari dekat, dan akhirnya menuju ke Marina Bay Sands yang keren dan megah. Aku diajak untuk masuk kedalam mall yang tepat berada di depan Marina Bay Sands. Dan jangan berharap untuk membeli apa-apa dari sana. Hahaha ya iyalah, secara disini cuma ada barang-barang merek terkenal dunia. Gak sanggup buat belinya. Dan buat info saja. Aku cuma membawa uang 50 SGD saja ke Singapore kali ini. Hahaha

Setelah keluar dari mall tersebut kita melanjutkan perjlanan untuk menuju Gardens by The Bay yang keren dengan sky bridge nya dan Super Trees nya. Kita sampai disini saat matahari tenggelam dan hari mulai gelap, sungguh melihat Gardens by The Bay dimalam hari saat semua lampu-lampu warna warni menyala dengan indahnya memenuhi kawasan Gardens by The Bay. Sungguh menakjubkan! Dan gak lupa buat foto-foto disini.

messaging_attachment

messaging_attachmentf

Waktu menunjukkan pukul 7.45 waktu Singapura, kita buru-buru untuk menuju kedepan mall yang berda di depan Marina Bay Sands untuk melihat pertunjukan lasernya. Saat itu aku memutuskan melihat dari panggung pertunjukan yang berada di depan Mall tersebut. Pikirku teman-teman tidak akan lama menunggu karena pertunjukan ini hanya 15 menit. Tepat pukul 8 pertunjukan Wonderful di mulai. Dibuka dengan musik yang sangat mengagumkan dan sangat fantastis dan dilanjutkan dengan pertunjukan laser yang menggunakan pancaran air mancur dari Marina Bay sebagai layarnya. Amazing! Mengesankan!

Kemudian setelah pertunjukan selesai aku dan Mba Nia berpisah di dekat patung Merlion, karena Mba Nia tidak bisa menemani jalan-jalan sampai malam karena alasan pekerjaan. Tapi dengan sedikit waktu itu aku banyak mendapat banayk cerita dan ilmu dari Mba Nia, dan cerita beberpa perjalanan dia yang sangat-sangat keren. terimakasih Mba Nia. Dan dapat oleh-oleh beberapa peta dan guide book daerah-daerah di Korea Selatan.

Setelah berpisah dengan Mba Nia, aku melanjutkan perjalanan ke patung Merlion untuk menemui teman-temanku. Sesampainya di sana aku malah gak nemuin teman-temanku itu, pikiran sudah kacau karena aku pikir mereka tersesat saat mau menuju ke sini. Maklum mereka baru perta kali kesini. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk sms ke salah satu temanku itu, tapi tak ada kabar. Aku tetap menunggu, aku pikir kalau sampai jam 9 tidak bertemu maka aku putusin untuk kembali ke penginapan dan berharap bisa bertemu dengan mereka disana. Setelah jam 9 kurang tidak ada kabar sampai aku putuskan mau langsung balik ke penginapan, akhirnya mereka nongol juga. Dengan alasan terlalu lama belanja. Huh syukurlah. Singgah sebentar dan istirahat duduk-duduk di Patung Merlion dan tidak lupa untuk foto-foto dengan ikon negara Singapura itu. Dan tepat jam 9 pertunjukan Wonderful diputar kembali. Kali ini aku melihat dari aras sisi patung Merlion. dari sisi ini musik tidak terdengar dengan jelas, dan tidak bisa melihat pertunujkan laser seluruhnya, aku hanya bisa melihat pertunjukan pancaran-pancaran laser dari lantai tertinggi Marina bay Sands.  Tidak kalah seru memang.

BUh3wZYCIAAx6LS

Setelah puas berfoto-foto dan melihat pertunjukkan, kita akahirnya memutuskan untuk pulang karena sudah merasa capek. Dan tidur sampai pagi.

Selasa, 3 september 2013

hari ini kita akan check-out dan agendanya adalah ke Universal Studio Singapore (USS). Kita pergi dari penginapan jam 11 siang, agak sebel juga karena kau memiliki jadwal padat hari ini. Jadi hari ini rombonganku akan terbagi menjadi dua. Aku dan seorang temanku akan pergi ke Melaka dan sisanya akan pergi ke Kuala Lumpur. Kita sudah berjanji untuk check-out jam 9 karena mengingat aku harus ke Queen street bus terminal jam 3 sore untuk mengejar bus ke Melaka. Karena menurut info yang aku baca, bus ke Melaka itu hanya sampai jam 7 malam saja, tidak seperti bus ke Kuala Lumpur yang sampe tengah malam. Kahirnya dengan waktu yang terbuang percuma, kita memutuskan untuk langsung pergi ke USS dengan sebelumnya makan terlebih dahulu di Vivo City. Makan Young Tou Foo di sebuah food court rekomendasi mba Nia. Dan sekali lagi karena aku sudah pernah ke USS, maka au hanya mengantarkan sampai ke Vivo City saja. Dan aku membuat janji dengan temanku yang akan ikut aku ke Melaka untuk bertemu dengan ku lagi jam 3 di stasiun MRT Bugis.

Setelah mengantarkan mereka aku memutuskan untuk jalan-jalan ke Chinese Garden. Ini adalah rekomendasi dari mba Nia. Tapi sayang aku kurang beruntung, karena setelah sampai di Chinese Garden aku disambut hujan yang begitu gemulainya menyapu Singapura. Tanpa bersedih hati aku langsung meiliki ide konyol. aku akan jalanjalan menghabiskan jalur hijau dan merah MRT. Karena jalur hijau dan merah itu berada di atas tanah yang otomatis aku akan melihat pemandangan yang ada di kota-kota Singapore. Ide yang gak bakal orang sadari karena ini ide konyol berbuah kesialan. Apa kesialannya? Simak terus ceritanya.

Nah setelah aku putuskan untuk kembai ke stasiun Bugis dengan memutar jauh melalui jalur merah melalui Woodlands, aku butuskan untuk cepat-cepat kembali ke setasiun Bugis dengan perasaan puas dapat melihat sisi lain kota Singapura dan berputar-putar berkeliling tanpa keluar dari kereta. Karena pikirku ini seperti di Indonesia (Trans Jakarta, Trans Jogja) jadi selama tidak keluar dari stasiun makan tidak akan dikenakan biaya apapun dan kita puas berkeliling semau kita. Kesialan pun terjadi, saat sampai di stasiun MRT Bugis dan saat mau keluar melewati gate keluar stasiun tiba-tiba gate tidak bisa membuka saat aku men-tap kartu EZ Link ku yang aku pake. Aku mengingat-ingat terakhir deposit kartu ku masih banyak kenapa gak bisa di pakai? Dan aku mencoba kembali untuk men-tap kan lagi kartu EZ Link ku, tetap saja gate tidak mau membuka. Dan mulai paniklah aku. Daripada aku bingung akhirnya aku pergi ke petugas stasiun. Dan saat petugas mengambil kartuku dan mengeceknya, apa yang terjadi sodara-sodara? Ternyata kata sang petugas, aku terlalu lama didalam MRT. Ya benar saja, Hampir 2 jam aku di dalam. Dan kata petugas lagi itu waktu yang tidak wajar. Mampus pikirku! Bakal diapain nih aku? Dipenjara? Dideportasi? Di hukum gantung? Hahahah lebay yang terakhir itu. Dan ternyata sang petugas bilang, kalo aku kena denda dan akan di potong dari saldo yang ada di dalam kartu sebesar 2 SGD. Syukurlahhhhh… Hahaha setelah d potong saldo akhirnya kartuku bisa dipakai lagi. dan aku keluar dari stasiun. Yihaaaa!!!

Konyol memang, tapi tidak ada salahnya sih. Mungkin ini sharing pengalaman aja dariku. Biar teman-teman yang lain gak mengikuti ide gilaku yang gak penting ini kali ya. Hahaha

Disini aku menunggu temanku yang mau ikut ke Melaka sampai satu jam, udah mau aku tinggal sebenernya sampai akhirnya dia muncul juga. Dan kita langsung menuju ke Queen Street Bus Terminal untuk melanjutkan perjalanan ke Johor Bahru terlebih dahulu sebelum ke Melaka. Dengan cara seperti ini akan mendapat harga yang lebih murah dibandingkan menggunakan bus langsung dari Singapura ke Melaka. Dan masalah terjadi lagi, saat menaiki bus ke Johor Bahru temanku tertinggal karena bus yang cuma bisa menampung satu penumpang lagi, Dan aku baru inget kita akan melewati perbatasan dan pasport dia ada di aku! Mampus lagi, tapi dengan beberapa informasi yang aku baca dari internet dan beberapa cerita dari teman aku memutuskan untuk menunggu di Woodlands check point. Ini adalah tempat pengecekan setiap orang yang masuk dan keluar dari Singapura menuju ke Malaysia. Setelah beberapa saat menunggu akhirnya aku bertemu dengan temanku itu. Dan kita pun langsung masuk ke migrasi. Tidak ada masalah, cap sana cap sini akhirnya Selamat Tinggal Singapore! See Ya! And Selamat Datang Malaysia!


4 thoughts on “Singapore, How Are You? I’m back!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s